Ketika Fikih Bertemu Tasawuf: Membaca Al-Fiqh ʿInda al-Shaykh al-Akbar dan Warisan Hukum Ibn ʿArabī
Cak Yo Pengantar — Dari Filsafat Mullā Ṣadrā ke Filsafat Hukum Ibn ʿArabī Cukup lama juga saya mempertimbangkan pilihan ketika harus menentukan konsentrasi studi doktoral di Sekolah Pascasarjana UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Ada beberapa bidang yang sama-sama menarik, terutama karena sejak awal saya memang tidak pernah melihat studi Islam sebagai sesuatu yang harus dipisahkan secara kaku ke dalam kotak-kotak disiplin. Filsafat Islam menarik, tasawuf menarik, tafsir menarik, demikian pula hukum Islam. Tetapi karena lebih mempertimbangkan penguatan program studi tempat saya bertugas waktu itu, pada akhirnya pilihan saya jatuh pada Program Studi Pengkajian Islam, konsentrasi Syariah. Pilihan itu bukan keputusan yang muncul begitu saja. Ia justru semakin menemukan kepastiannya setelah saya mulai menyusun proposal disertasi dan menyadari bahwa pertanyaan yang hendak saya ajukan ternyata membawa saya semakin jauh ke wilayah hukum Islam. Kalau mengingat kembali proses masuk program doktora...