Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2026

Kitab yang Membakar Pelan-Pelan: Catatan atas Kibrīt al-Aḥmar

Gambar
  Cak Yo Ada kitab-kitab yang selesai dibaca ketika halaman terakhir ditutup. Ada pula kitab yang justru mulai bekerja setelah pembacanya berhenti membaca. Kitab ini termasuk golongan kedua: ia tidak tinggal di rak, melainkan tinggal di kepala, di sela napas, di daerah sunyi yang biasanya hanya didatangi mimpi atau penyesalan. Kitab yang sedang dibahas ini berjudul Kibrīt al-Aḥmar, sebuah karya yang dinisbatkan kepada tokoh besar sufi dan filsuf mistik Islam, Muḥyī al-Dīn Ibn ‘Arabī atau lengkapnya Abū ‘Abd Allāh Muḥammad ibn ‘Alī ibn Muḥammad ibn al-‘Arabī al-Ḥātimī al-Ṭā’ī. Ia lahir di Murcia, Andalusia—wilayah Spanyol Islam—pada tahun 560 H/1165 M dan wafat di Damaskus pada 638 H/1240 M. Dalam sejarah pemikiran Islam, ia sering dijuluki al-Shaykh al-Akbar atau “Guru Agung” karena pengaruh intelektual dan spiritualnya yang sangat luas dalam dunia tasawuf, filsafat Islam, metafisika, dan pemikiran esoterik. Kibrīt al-Aḥmar sendiri secara harfiah berarti “Belerang Merah”, sebuah si...