IBN SĪNĀ DAN JALAN KESEMPURNAAN JIWA: Membaca Dimensi Esoteris, Cinta, Pengetahuan, dan Pendidikan dalam Filsafat Avicennian
Oleh: Cak Yo Prolog: Menziarahi Kembali Jejak Intelektual Ibn Sīnā Tulisan ini pada mulanya tidak lahir semata-mata dari keinginan untuk membicarakan Ibn Sīnā sebagai seorang filsuf besar dalam sejarah intelektual Islam. Ia berangkat dari perjalanan intelektual yang telah saya mulai sejak awal masa perkuliahan pada jenjang S1. Ketertarikan terhadap karya-karya ulama dan intelektual Muslim klasik perlahan membawa saya kepada Ibn Sīnā, bukan hanya karena keluasan pemikirannya dalam filsafat, kedokteran, logika, dan metafisika, tetapi juga karena kedalaman perhatian yang ia berikan kepada manusia, jiwa, pengetahuan, akhlak, dan hubungan manusia dengan Tuhan. Bagi saya, membaca karya-karya Ibn Sīnā sejak awal kuliah bukan sekadar aktivitas akademik, melainkan juga bagian dari upaya mengenal kembali khazanah intelektual Islam melalui karya-karya para ulama dan pemikir yang telah meletakkan fondasi penting bagi peradaban ilmu. Ketertarikan tersebut kemudian menemukan bentuk yang lebih s...