Postingan

Cak Yo Dari Dīwān Para Ulama Menuju Dīwān al-Shaykh al-Akbar: Sebuah Pengantar Kajian Ada pengalaman kecil yang kemudian membawa saya pada sebuah perjalanan intelektual yang cukup panjang. Sebelum secara serius membaca Dīwān Muḥyī al-Dīn Ibn ʿArabī, saya telah lebih dahulu berkenalan dengan beberapa dīwān para ulama dan sufi yang puisinya hidup dalam tradisi keilmuan Islam. Saya mengenal Dīwān Imām al-Shāfiʿī, misalnya, bukan semata-mata sebagai kumpulan puisi seorang penyair, melainkan sebagai jendela untuk melihat sisi lain dari seorang faqīh dan uṣūlī besar. Di dalam puisi-puisi yang dinisbatkan kepadanya, tema ilmu, adab, kesabaran, zuhud, persahabatan, pencarian rezeki, kritik terhadap manusia, dan perjalanan hidup tampil dalam bentuk ungkapan yang pendek, padat, dan mudah diingat. Bahkan secara tekstual, Dīwān al-Shāfiʿī memiliki sejarah yang berbeda dari sebuah karya yang sejak awal dirancang dan disusun sendiri oleh pengarangnya. Penelitian modern mencatat bahwa al-Shāfiʿī tida...