Postingan

The Essential Chomsky: Membaca Kembali Bahasa, Kekuasaan, dan Kebebasan

Gambar
Prolog: Buku yang Menunggu untuk Dibuka Kembali Hari Ahad kemarin saya bersama istri dan anak-anak yang sedang menikmati masa liburan sekolah pergi ke sebuah pusat perbelanjaan. Tidak ada agenda khusus selain berjalan-jalan, melihat-lihat, dan memberi sedikit hiburan kepada anak-anak. Di salah satu sudut mal, kebetulan sedang berlangsung pameran buku Gramedia. Seperti biasa, kerumunan pengunjung mengelilingi rak-rak yang dipenuhi buku dengan potongan harga yang menggiurkan, sebagian bahkan mencapai tujuh puluh persen. Saya ikut berkeliling tanpa niat membeli apa pun. Mungkin hanya ingin melihat buku-buku baru, sebagaimana orang berjalan-jalan di pasar tanpa selalu harus membawa pulang barang.  Di antara tumpukan buku yang berderet itu, pandangan saya tiba-tiba tertumbuk pada sebuah buku impor berjudul The Essential Chomsky. Cetakannya tampak lebih baru daripada versi yang saya miliki, dengan sampul yang lebih menarik dan kertas yang lebih baik. Harganya lebih dari dua ratus ribu ru...

Menyapu “Yang di Luar”: Ulasan atas Imanensi dan Transendensi, Sebuah Rekonstruksi Deleuzian atas Ontologi Imanensi dalam Tradisi Filsafat Prancis Kontemporer

Gambar
Cak Yo "L'immanence est une vie." (Imanensi adalah suatu kehidupan.)— Gilles Deleuze, L'Immanence: Une Vie... (1995) "Das Wahre ist das Ganze." (Yang benar adalah keseluruhan itu sendiri.) — G. W. F. Hegel, Phänomenologie des Geistes (1807) "Ich mußte also das Wissen aufheben, um zum Glauben Platz zu bekommen." (Karena itu aku harus menyingkirkan pengetahuan agar tersedia ruang bagi iman.)— Immanuel Kant, Kritik der reinen Vernunft (1787) "Fa-inna al-ḥaqqa huwa al-ẓāhir wa huwa ʿaynu al-bāṭin." (Sebab al-Ḥaqq adalah Yang Tampak dan Dia pula Yang Tersembunyi.)— Muḥyī al-Dīn Ibn al-ʿArabī, Fuṣūṣ al-Ḥikam (1946 ed.) *** Ada buku yang memperkenalkan gagasan-gagasan baru kepada pembacanya. Ada pula buku yang berusaha memetakan ulang seluruh medan tempat gagasan-gagasan itu bertarung. Buku kedua jauh lebih jarang ditemukan karena menuntut bukan hanya keluasan bacaan, melainkan juga keberanian menyusun suatu hipotesis besar mengenai sejarah...