Dari Percakapan Ringan Sambil Ngopi ke Dunia Tasawuf: Membaca Kitab al-Risālah al-Qushayriyyah sebagai Orang Biasa
Cak Yo Beberapa waktu lalu, sambil ngopi, saya berbincang santai dengan beberapa dosen. Percakapan kami bergerak dari satu tema ke tema lain secara spontan: politik Islam, hukum Islam, dinamika pesantren, perkembangan studi Timur Tengah, filsafat Islam, aliran dalam Islam, hingga tasawuf dan tarekat. Dalam percakapan itu salah seorang dosen senior sempat menyampaikan bahwa ia cukup sering membaca dan cukup menikmati tulisan-tulisan saya yang membahas beragam tema. Namun sambil tersenyum beliau berkata, “Sampeyan ini jarang sekali menulis tentang tasawuf ” (redaksi dengan parafrase agar lebih egaliter). Saya tertawa kecil mendengarnya. Dan memang benar demikian adanya. Saya relatif jarang membagikan tulisan mengenai tasawuf atau sufisme, meskipun sesungguhnya sebagian kajian akademik saya cukup dekat dengan dunia tersebut. Bahkan disertasi saya yang kemudian diterbitkan menjadi buku banyak bergumul dengan pemikiran Ibn ‘Arabī, seorang ulama yg dikenal sebagai tokoh Sufisme, walaupu...