Postingan

Menyapa Kembali Heidegger: Memahami Ada dan Waktu

Gambar
  Cak Yo Pagi itu saya tidak langsung membuka buku di perpustakaan. Setelah mengambil buku karya Martin Heidegger dari rak yang berdebu, saya justru membawanya keluar. Saya ingin membaca di tempat yang lebih bersahabat dengan paru-paru saya. Debu perpustakaan memang memiliki romantismenya sendiri, tetapi alergi membuat saya tidak bisa terlalu lama berada di sana. Karena itu saya memilih sebuah sudut yang teduh di sekitar Cikarang, tempat pepohonan tua masih berdiri dengan rindang, jauh dari kebisingan jalan utama. Di atas sebuah meja kayu yang mulai mengilap dimakan usia, saya meletakkan  buku tebal itu: Sein und Zeit dalam bahasa Jerman; dan edisi terjemahannya, Being and Time dalam bahasa Inggris yang saya genggam di tangan. Udara pagi terasa segar. Sesekali angin menggoyangkan dedaunan dan menjatuhkan beberapa helai daun kering ke atas meja. Saya menyeruput kopi perlahan sambil memandangi  buku tua dengan kertas menguning dan aroma khas buku klasik. Rasanya ada semacam...

Ragam Pengalaman Keagamaan: Dari Kesalehan Sehari-hari hingga Ekstase Spiritual dalam Perspektif Agama, Mitologi, Sastra,Filsafat, dan Sains

Gambar
Cak Yo  “The varieties of religious experience are as numerous as are the different temperaments of mankind.” (“Ragam pengalaman keagamaan sebanyak ragam temperamen yang dimiliki umat manusia.”) — William James (1902) لَقَدْ صَارَ قَلْبِي قَابِلًا كُلَّ صُورَةٍ — La-qad ṣāra qalbī qābilan kulla ṣūratin (“Hatiku telah menjadi mampu menerima setiap bentuk.” )—Tarjumân al-Ashwâq, Muḥyī al-Dīn Ibn ʿArabī (w. 1240) “Inquietum est cor nostrum donec requiescat in Te.” (“Gelisah hati kami hingga ia beristirahat di dalam-Mu.”)— Augustinus (w. 430), Confessiones I.1 “O pilgrim, you have lost yourself – before Death takes you seek the hidden Way once more!” (“Wahai peziarah, engkau telah kehilangan dirimu sendiri—sebelum maut menjemputmu, carilah kembali Jalan yang tersembunyi itu.”) — Farīd al-Dīn ʿAṭṭār , The Conference of the Birds, trans. Afkham Darbandi & Dick Davis (London: Penguin Classics, 1984). *** Pendahuluan Suatu ketika, di hari libur, saya menyempatkan diri berkunjung ke rum...