Postingan

Sains, Spiritualitas, dan Kerinduan Manusia akan Makna: Sebuah Pembacaan atas Kritik Prof. Kautsar Azhari Noer terhadap Denny JA

Gambar
Cak Yo Out beyond ideas of wrongdoing and rightdoing, there is a field. I'll meet you there. When the soul lies down in that grass, the world is too full to talk about. Ideas, language, even the phrase each other doesn't make any sense (Di seberang benar dan salah yang dibentuk pikiran, terbentang sebuah padang luas; di sanalah kita berjumpa. Saat jiwa berbaring di hamparan rumputnya, dunia menjadi begitu penuh hingga kata-kata tak lagi sanggup memuatnya. Segala gagasan, segala bahasa, bahkan sebutan “aku” dan “engkau”, tidak lagi memiliki makna) -Jalāl al-Dīn al-Rūmī, “Out Beyond Ideas of Wrongdoing and Rightdoing,” In The Essential Rumi, translated by Coleman Barks and John Moyne. New York: HarperCollins, 1995. *** Prolog: Sebuah Pesan Intelektual dari Guru Besar Ada kebahagiaan tersendiri bagi seorang penulis ketika tulisannya dibaca oleh orang yang selama ini ia hormati. Kebahagiaan itu semakin bertambah ketika pembaca tersebut bukan hanya membaca sepintas, melainkan menela...

Reinterpretasi Simbolik dan Esoterik Pengorbanan Ibrahim: Ulasan atas Artikel Prof. Kautsar Azhari Noer

Gambar
Disertasi Saya yang Sudah Dibukukan Cak Yo Prolog: Pesan Idul Adha dan Mimpi Nabi Ibrahim Kamis pagi lalu saya menerima pesan singkat dari Prof. Dr. Kautsar Azhari Noer. Guru Besar di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta itu pernah menjadi promotor disertasi saya ketika menempuh studi doktoral di Sekolah Pascasarjana UIN Jakarta. Sudah enam tahun berlalu sejak saya menyelesaikan pendidikan doktoral, tetapi pagi tadi saya kembali merasa seperti mahasiswa yang sedang menunggu catatan koreksi dari seorang guru yang dikenal sangat teliti, tenang, dan tidak mudah memberi persetujuan akademik begitu saja. Pesan beliau sederhana: ucapan Idul Adha, doa kesehatan dan keberkahan keluarga, lalu kiriman sebuah tulisan panjang tentang kisah Ibrāhīm yang bermimpi menyembelih putranya dalam perspektif tafsir esoterik Ibn ‘Arabī dan tradisi lainnya. Namun seperti banyak hal penting dalam kehidupan intelektual, kesederhanaan kadang justru menyimpan gema yang panjang. Sebagai murid, saya hanya bisa menyampai...