Sains, Spiritualitas, dan Kerinduan Manusia akan Makna: Sebuah Pembacaan atas Kritik Prof. Kautsar Azhari Noer terhadap Denny JA
Cak Yo Out beyond ideas of wrongdoing and rightdoing, there is a field. I'll meet you there. When the soul lies down in that grass, the world is too full to talk about. Ideas, language, even the phrase each other doesn't make any sense (Di seberang benar dan salah yang dibentuk pikiran, terbentang sebuah padang luas; di sanalah kita berjumpa. Saat jiwa berbaring di hamparan rumputnya, dunia menjadi begitu penuh hingga kata-kata tak lagi sanggup memuatnya. Segala gagasan, segala bahasa, bahkan sebutan “aku” dan “engkau”, tidak lagi memiliki makna) -Jalāl al-Dīn al-Rūmī, “Out Beyond Ideas of Wrongdoing and Rightdoing,” In The Essential Rumi, translated by Coleman Barks and John Moyne. New York: HarperCollins, 1995. *** Prolog: Sebuah Pesan Intelektual dari Guru Besar Ada kebahagiaan tersendiri bagi seorang penulis ketika tulisannya dibaca oleh orang yang selama ini ia hormati. Kebahagiaan itu semakin bertambah ketika pembaca tersebut bukan hanya membaca sepintas, melainkan menela...